NEWSTICKER

Akhirnya, DPR Sahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

12 April 2022 11:58

Setelah berposes sejak Mei 2016, RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) akhirnya disahkan dalam sidang paripurna DPR, Selasa (12/4/2022). Dokumennya segera diserahkan kepada Kepala Negara untuk disahkan dan diresmikan sebagai UU TPKS.

Di dalam produk hukum baru ini ada tiga hal aturan pokok penanganan kasus tindak pidana kekerasan seksual. Ketiganya bertujuan memberi payung hukum untuk menjamin nasib para korban.

Pertama adalah pemberian dana bantuan kepada korban. Dana tersebut diperuntukkan untuk membiayai pemulihan kondisi psikis dan fisik korban dari dampak tindak kekerasan seksual yang menimpanya. 

Dua, aturan mengenai tindak kekerasan seksual berbasis elektronik berbasis pidana. Para pelaku pengambilanan gambar dan tangkapan layar tanpa hak serta penyebarluasannya diancam pidana empat tahun penjara dan denda Rp200 juta. Bila ada unsur pemerasan, maka sanksi pidana untuk pelaku adalah enam tahun penjara dan denda Rp300 juta.

Tiga, perlindungan dan penanganan khusus bagi difabel yang menjadi korban kekerasan seksual. Selama ini tidak sedikit difabel yang karena keterbasan fisiknya, menjadi korban tindak kekerasan seksual. Tapi penanganan hukum kasusnya masih sama dengan korban yang non-difabel.